Jalan Tol Bali Mandara Ditutup Sementara Selama 32 Jam Saat Nyepi: Akses Darurat Tetap Siaga
Darwaca.com – PT Jasamarga Bali Tol (JBT) secara resmi mengumumkan penutupan sementara Jalan Tol Bali Mandara selama 32 jam dalam rangka menghormati perayaan Hari Raya Nyepi.
Penutupan akan dimulai pada Rabu (18/3/2026) pukul 23.00 WITA dan dijadwalkan kembali beroperasi pada Jumat (20/3) pukul 07.00 WITA.
Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai bentuk toleransi dan penghormatan terhadap hari suci umat Hindu di Bali. Meski operasional umum dihentikan, akses jalan tol tetap disiagakan untuk keperluan darurat.
“Kendaraan seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, maupun kendaraan operasional penting lainnya masih diperbolehkan melintas. Namun, penggunaan jalur tersebut harus disertai pendampingan dari pecalang atau instansi terkait sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Adiputra dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Selama masa penutupan, PT JBT tetap menyiagakan petugas di lapangan untuk memastikan layanan darurat tetap berjalan sesuai standar operasional.
Selain penutupan saat Nyepi, PT JBT juga akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mendukung Upacara Melasti di kawasan Desa Adat Pedungan pada Senin (16/3/2026) mulai pukul 05.00 WITA.
Sistem contra flow akan diterapkan di jalur akses menuju Pelabuhan Benoa guna memberikan ruang bagi masyarakat yang mengikuti prosesi upacara.
“Kami menyiagakan tim Mobile Customer Service serta berkoordinasi dengan Polsek Benoa dan Ditlantas Polda Bali untuk pengaturan lalu lintas. Selain itu, petugas kebersihan dan ambulans juga disiagakan di titik-titik strategis,” tambah Adiputra.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran tradisi keagamaan di Bali sekaligus memastikan aspek keselamatan publik tetap terjaga selama rangkaian hari raya berlangsung. (*)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin